Tragedi Cinta Segitiga, Doni Bunuh Sahabat karena Nikahi Kekasihnya

Tragedi Cinta Segitiga, Doni Bunuh Sahabat karena Nikahi Kekasihnya

TRIBUNKOTA


Doni alias Adun (25) warga Desa Sungai Ubar, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng tega membunuh sahabatnya Yoga Saputra.

Motif pembunuhan tersebut ternyata dilatari kisah asmara cinta segitiga, Dimana wanita idaman Doni ternyata malah memilih menikah dengan Yoga. Doni pun kalap hingga tega menusuk dan menggorok leher Yoga.
 
Hal itu terungkap ketika pelaku memperagakan sembilan adegan, saat anggota Polsek Cempaga Hulu melakukan rekontruksi, di Jalan Muhammad Hatta, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Selasa (26/7/2016).

"Ada sembilan adegan yang diperagakan pelaku, mulai dari korban mengantar sang istri, hingga penggorokan kepalanya di area PT Task III tersebut," ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan melalui Kapolsek Cempaga Hulu Ipda Harno, di lokasi rekonstruksi.

Hendra menjelaskan, rekontruksi yang dilakukan sudah sesuai dengan pemeriksaan yang dilakukan penyidik. Dan itu tidak ada bantahan sama sekali oleh pelaku.

Sedangkan pembunuhan itu dilakukan oleh Doni seorang diri yang sebelumnya sudah direncanakan. Pisau yang digunakan untuk menusuk dan menggorok korban sudah disiapkan pelaku.

"Kami kenakan pelaku Pasal 338 junto Pasal 340 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal seumur hidup," tegas Harno.

Sementara pembunuhan itu terjadi akibat pelaku tidak terima dengan korban yang menikahi Santi alias Eek. Sehingga dia memutuskan untuk membunuh Yoga, yang baru saja menjalani pernikahan dengan Santi selama 12 hari.

Pembunuhan itu pun dilakukan pada saat Doni jalan bersama korban. Di mana saat itu korban sedang buang air kecil di pinggir jalan.

Hal itu pun dimanfaatkan pelaku dengan menusuk punggung Yoga dengan pisau yang dibawanya. Korban yang merasa di serang langsung menangkap pisau itu, namun pelaku dengan cepat menusukkan kembali senjata tajam itu ke perut korban.

Hal itu pun membuat Yoga tersungkur. Walaupun melihat korban sudah tidak berdaya, pelaku kembali menyerangnya dengan menggorok kepala korban hingga nyaris putus.

Setelah itu, barulah dia kabur, pergi ke rumah keluarganya di Desa Jemaras. Ditempat itulah pelaku di tangkap jajaran Polsek Cemapaga Hulu.


photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif Ibcqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About TRIBUN KOTA

    Blogger Comment
    Facebook Comment