Anak Ratu-Raja Dangdut Sama-sama Terjerat Narkoba, Lampu Merah Pengawasan Orangtua 'Sungguh Terlalu'

Anak Ratu-Raja Dangdut Sama-sama Terjerat Narkoba, Lampu Merah Pengawasan Orangtua 'Sungguh Terlalu'


Anak Ratu & Raja Dangdut sama-sama pernah terjerat narkoba, macam-macam respon netizen bermunculan. Isu kendornya  pengawasan orangtua pada anak-anaknya kembali jadi trending topic.

Apalagi baik Elvy Sukaesih maupun Rhoma Irama selama ini jadi panutan banyak orang lewat ceramah-ceramahnya.

Karena itu, netizen mempertanyakan, bagaimana lalai dalam pengawasan anak-anak sendiri, sementara kiprahnya sebagai pendakwah sangat disegani masyarakat?

Jargon iconic Rhoma Irama, 'Sungguh terlalu' kembali mencuat.

Ya, Ketika Dhawiya, putri Ratu Dangdut Elvi Sukaesih terjerat narkoba pada Jumat (16/2/2018) mencuat, publik langsung teringat heboh anak Raja Dangdut Rhoma Irama, yakni Ridho Rhoma, yang terjerat kasus yang sama akhir Desember 2017 lalu.

Apalagi tak hanya Dhawiya, 3 anak Ratu Dangdut sekaligus kesandung barengan. Dicokok juga Syehan (47) dan Ali Zaenal Abidin (48), dua kakak Dhawiya.

Isu anak Raja dan Ratu Dangdut sama-sama terjerat narkoba ini menjadi obrolan heboh di media sosial.

Buat sebagian orang, ini adalah 'alert' (sinyal waspada) bahwa orang-orang tua harus lebih waspada mengawasi anak-anaknya.

Apalagi baik Rhoma maupun Elvy dalam berbagai tema lagu dan dakwah selalu menjadi panutan bagi banyak umat.

Nah, bagaimana mungkin Raja dan Ratu Dangdut lalai mengawasi anak-anak sendiri?
sejumlah cuitan di media sosial terkait isu 2 anak Raja dan Ratu Dangdut ini:

Putra Raja Dangdut keluar jerat narkoba
Putri Ratu Dangdut masuk jerat narkoba
Peringatan bagi kita
Agar lebih perhatian pada keluarga
Jangan ikut terjerat narkoba juga
Apalagi sebagai rakyat jelata
Jangan coba-coba

Itulah cuitan dari akun Twitter @juriglagu.

"Asyiiik...keturunan Ratu Dangdut kompak dengan keturunan Raja Dangdut !" cuitan akun seorang bernama Semiaji di akun @Semiaji_3

"Kemaren anak raja sekarang anak ratu, fix Kerajaan Dangdut darurat narkoba," cuitan akun @andretamboenan.

Muncul pula cuitan dari akun @PrijantoRabbani

Indonesia Darurat Korupsi... 
Indonesia Darurat Utang... 
Indonesia Darurat Narkoba... 
Indonesia Darurat LGBT... 
Indonesia Darurat Miras...

Dan macam-macam cuitan lain terus berseliweran di media sosial. Jargon ikonik Rhoma Irama berbunyi 'Sungguh Terlalu' kembali jadi trending di media sosial.

Seperti diketahui, tiga anak ratu dangdut Elvy Sukaesih tertangkap basah terkait kepemilikan narkoba jenis sabu, Jumat (16/2/2018).

Apalagi tak hanya 3 anak Elvy Sukaesih, mantunya juga ikut ditangkap polisi.

Sederet yang tertangkap, antara lain Dhawiya (putri Elvy) dan Muhammad (33), tunangan Dhawiya.

Berikutnya Syehan (47) dan Ali Zaenal Abidin (48), keduanya kakak Dhawiya atau putra Elvy. Kemudian Chauri Gita (31), istri Syehan.

"Putra Elvy bernama Syehan tengah menderita penyakit TBC stadium 3," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Raden Prabowo Argo Yuwono,Jumat (16/2/2018).

Tak hanya itu, istri Syehan bernama Chauri Gita yang juga ditetapkan sebagai tersangka tengah dalam kondisi hamil. Total terdapat 36 barang bukti terkait Narkoba disita polisi. Lima diantaranya berupa timbangan digital.

Dalam laporan polisi disebut Muhamad, mantu Elvy sudah diincar sejak lama. Muhamad disebut dilaporkan warga kerap bertransaksi di salah satu wilayah di Jakarta Timur.

Polisi menyelidikinya dan akhirnya baru meringkus Muhamad pada Jumat (16/2/2018) pukul 00.30. Setelah Muhamad tertangkap baru anak dan mantu Elvy lainnya ikut terciduk.

Penangkapan awal terjadi di depan halaman rumah. Muhamad yang pertama kali diringkus polisi. Setelah itu Muhamad digeledah di sebuah kamar di dalam rumah.

Senasib Dengan Anak Raja Dangdut Maret 2017 lalu, putra raja dangdut Rhoma Irama, Rhido Rhoma juga kesandung masalah serupa.

Penyanyi berusia 29 tahun ini ditangkap petugas Satuan Narkoba Polresta Jakarta Barat, di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (24/3/2017) malam.

Menurut Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Suhermanto, Ridho menggunakan narkoba jenis sabu. Petugas menemukan barang bukti sabu 0,7 gram.

Ridho Rhoma tak lama kemudian diizinkan keluar dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

Namun Ridho divonis hakim untuk menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur selama enam bulan.

Dia dijatuhi vonis hukuman 10 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada 19 September 2017.

Ketika vonis dibacakan hakim, Ridho sudah menjalani hukuman penjara selama enam bulan di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Hakim memutuskan, Ridho menjalani sisa waktu tahanannya di RSKO Cibubur sambil menjalani rehabilitasi.

“Saya bersyukur. Sejak awal saya bilang, walau saya kecewa (Ridho terjerat kasus narkotika hingga menjalani masa rehabilitasi di RSKO), tetapi saya tidak marah. Saya bersyukur bisa menemukan dia (Ridho) masih bernyawa,” kata Rhoma di RSKO saat menjemput kepulangan putranya itu.

Setelah bebas menjalani masa rehabilitasi di RSKO, Ridho merasa lega.

“Saya lega sudah menjalani hukuman sesuai prosedur,” ujar Ridho yang ditangkap polisi di sebuah hotel di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, 25 Maret 2017 dini hari setelah kedapatan memiliki sabu seberat 0,7 gram.

Begitu keluar dari RSKO, Ridho yang merupakan buah cinta Rhoma dengan Marwah Ali ini akan melakukan recovery (pemulihan) terlebih dulu, sebelum kembali lagi bernyanyi.

“Saya minta doanya saja, semoga bisa secepatnya melakukan recovery,” ujar Ridho

Hakim memutuskan, Ridho menjalani sisa waktu tahanannya di RSKO Cibubur sambil menjalani rehabilitasi.

“Ini pelajaran buat Ridho. Semoga dia bisa lepas (dari jeratan narkotika),” ujar Rhoma. photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif Ibcqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About Lisa Wilona

    Blogger Comment
    Facebook Comment