Usai Berhubungan Badan dengan Trump, Mantan Model Playboy Merasa Tersinggung, Ini Penyebabnya

Usai Berhubungan Badan dengan Trump, Mantan Model Playboy Merasa Tersinggung, Ini Penyebabnya


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali diterpa isu soal dia yang berselingkuh.

The New Yorker seperti dilansir New York Post Jumat (16/2/2018) memberitakan, mantan model majalah dewasa Playboy, Karen McDougal, mengaku punya hubungan khusus dengan Trump.

Semua itu dituangkan dalam tulisan tangan setebal delapan halaman kepada sahabat McDougal, John Crawford, yang langsung menyerahkannya ke The New Yorker.

Menurut surat tersebut, pertemuan McDougal dengan Trump terjadi ketika proses syuting The Apprentice di Playboy Mansion, Los Angeles, pada Juni 2006.

Saat itu, Trump baru saja menikah dengan Melania, dan putra mereka, Baron, baru berusia beberapa bulan.

Dalam tulisannya, McDougal menyebut Trump terus berbicara, dan memuji kecantikannya. Dia juga mengaku terpesona oleh kharisma presiden ke-45 AS itu.

"Dia adalah pria yang baik. Kami berbicara selama beberapa jam, kemudian Wow! Kami berhubungan seks," beber McDougal.

Namun, perempuan berumur 46 tahun tersebut mengaku kecewa ketika Trump hendak memberikannya sejumlah uang setelah mereka berhubungan badan.

McDougal kemudian menulis, dia memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Trump pada April 2007, karena merasa terhina dengan komentar Trump.

Kemudian 4 November 2016, atau empat hari sebelum pilpres, The Wall Street Journal menulis kalau National Enquirer membayar 150.000 dolar AS, atau sekitar Rp 2 miliar.

Uang tersebut dipergunakan untuk membayar hak eksklusif cerita McDougal. Namun, cerita tersebut hingga saat ini tidak pernah dipublikasikan.

Sebagai bagian kesepakatan, National Enquirer bakal secara rutin mempublikasikan artikel kebugaran yang ditulis McDougal.

Ronan Farrow, jurnalis The New Yorker yang menulis kisah tersebut, menduga bahwa uang tersebut merupakan uang tutup mulut.

CEO sekaligus media American Media Inc selaku penerbit National Enquirer, David Pecker, dalam tulisan Farrow dideskripsikan sebagai teman baik Trump.

"Membeli cerita demi menguburkannya merupakan bentuk strategi yang dinamakan catch and kill oleh industri tabloid," ulas Farrow.

Adapun Gedung Putih langsung mengeluarkan bantahan kalau Trump mempunyai hubungan spesial dengan McDougal.

"Kisah lama itu bohong. Presiden menegaskan sama sekali tidak berhubungan dengan McDougal," ujar juru bicara Gedung Putih dalam pernyataan resminya.

Sebelumnya, pengacara Trump, Michael Cohen, mengaku telah membayar seorang bintang porno bernama Stormy Daniels sebesar 130.000 dolar AS, atau Rp 1,7 miliar.

Meski tidak menyebut alasannya, banyak kalangan menduga uang tersebut untuk membungkam Daniels yang mengaku telah berhubungan badan dengan presiden 71 tahun tersebut. photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif Ibcqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About Lisa Wilona

    Blogger Comment
    Facebook Comment