Kisah Anak Sopir Truk Tak Punya Kaki Akibat Kecelakaan, Berkat Kerja Keras Kini Bekerja di Google

Kisah Anak Sopir Truk Tak Punya Kaki Akibat Kecelakaan, Berkat Kerja Keras Kini Bekerja di Google


Seorang pria bernama Naga Naresh Karutura kehilangan kedua kakinya. Terlepas dari kekurangannya, Naga Naresh Karutura selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik dalam hidupnya.

Masa kecil Naga Naresh Karutura sama seperti anak-anak lainnya yang memiliki rasa ingin tahu tinggi. Naga Naresh Karutura tinggal di sebuah desa kecil di Teeparru, Andhara Pradesh.

Ayahnya bernama Prasad bekerja sebagai sopir truk. Sementara ibunya, Kumari, adalah seorang ibu rumah tangga.

Ayah dan ibu Naga Naresh Karutura buta huruf. Meski demikian, ayah dan ibu berusaha agar anak-anak mereka, Naga Naresh Karutura dan saudara perempuannya mendapatkan pendidikan.

Suatu hari ada sebuah peristiwa yang mengubah hidup Naga Naresh Karutura.

Pada tangga 11 Januari 1993, Naga Naresh Karutura menghadiri sebuah acara bersama ibu dan saudara perempuannya.

Mereka harus naik truk milik teman ayahnya karena tidak ada bus. Naga Naresh Karutura duduk di samping teman ayahnya.

Ia merasa penasaran dengan pengait pintu truk. Tiba-tiba pintu terbuka dan Naga Naresh Karutura jatuh dari truk.

Kakinya terluka terkena batang besi. Naga Naresh Karutura kemudian di bawa ke rumah sakit dan menjalani operasi.

Kaki Naga Naresh Karutura harus diamputasi dan di rawat selama tiga bulan di rumah sakit. Setelah peristiwa itu, keluarga Naga Naresh Karutura pindah ke Kota Tanuku.

Di Tanuku, Naga Naresh Karutura dan saudaranya terdaftar di sekolah misionaris. Di sekolah itu, Naga Naresh Karutura menemukan dua sumber inspirasi, yakni guru matematika bernama Pramod Lal.

Pramod Lal selalu memberikan motivasi dan semangat untuk Naga Naresh Karutura. Sumber inspirasi Naga Naresh Karutura yang kedua adalah seniornya yang pintar bernama Chowdhary.

Naga Naresh Karutura memiliki prestasi di sekolah itu. Karena rekomendari dari Pramod Lal, Naga Naresh Karutura masuk ke Gowtham Junior College yang membebaskan biaya untuknya.

Naga Naresh Karutura pun bersiap untuk IIT-JEE.

Naga Naresh Karutura berhasil mengikuti ujian JEE. Karena keberhasilan itu, Naga Naresh Karutura diterima di Madras IIT dan belajar Ilmu Komputer.

IIT memberikan pengamalam yang hebat bagi Naga Naresh Karutura. Berada di antara orang-orang hebat, Naga Naresh Karutura mendapatkan banyak ilmu.

Naga Naresh Karutura kemudian pergi ke Buston untuk magang bersama 4 orang lainnya.

Meskipun telah dipilih oleh Morgan Stanley terlebih dahulu, Naga Naresh Karutura memilih Google karena ketertarikannya pada teori komputer murni, teori algoritma dan permainan.

"Saya beruntung. Apakah Anda tahu mengapa saya mengatakan bahwa saya beruntung?" kata Naga Naresh Karutura.

Naga Naresh Karutura merasa hidupnya diberkati, terlepas dari kenyataan bahwa ia kehilangan kakinya.

Ia selalu menerima bantuan dari orang asing, bahkan sebelum dia memintanya.

Meskipun telah dipilih oleh Morgan Stanley terlebih dahulu, Naga Naresh Karutura memilih Google karena ketertarikannya pada teori komputer murni, teori algoritma dan permainan.

"Saya beruntung. Apakah Anda tahu mengapa saya mengatakan bahwa saya beruntung?" kata Naga Naresh Karutura.

Naga Naresh Karutura merasa hidupnya diberkati, terlepas dari kenyataan bahwa ia kehilangan kakinya.

Selain itu, Dekan, Prof. Idichandy, dan Sekretaris Umum Mahasiswa memberi Naga Naresh Karutura uang untuk membeli kursi roda. photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif Ibcqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About Lisa Wilona

    Blogger Comment
    Facebook Comment