Momen Kembalinya Pria Tuli setelah Diculik Pedagang Manusia 25 Tahun Lalu Dipenuhi Isak Tangis Haru

Momen Kembalinya Pria Tuli setelah Diculik Pedagang Manusia 25 Tahun Lalu Dipenuhi Isak Tangis Haru


Seorang pria tuli akhirnya bersatu kembali dengan orangtuanya setelah diculik oleh pedagang manusia 25 tahun yang lalu. Yu Zhongliang, melakukan pertemuan emosional bersama ayah dan ibunya pada Senin (19/3/2018).

Pria 39 tahun tersebut menangis dan berlutut di hadapan ayahnya yang lanjut usia untuk memberikan penghormatan selama momen tersebut.

Beruntung, Yu dapat meoloskan diri dari cengkeraman para penculiknya beberapa hari setelah diculik.

Namun, perjuangan Yu tidak lantas berakhir. Dalam pelariannya, Yu tinggal di jalanan Yochang di Provinsi Hubei selama 10 tahun sebelum pindah ke Xi'an, ibu Kota Shaanxi.

Di mana ia mulai belajar bahasa isyarat, dan bagaimana cara memoles sepatu di jalan untuk mendapatkan sekitar Rp 8 ribu per hari.

Sekitar 15 tahun, Yu menjalani kehidupannya tersebut. Selama itu pula, Yu selalu ingin menemukan kedua orangtuanya.

Hingga takdir membawanya ke Hanzhou Metropolis Daily di Provinsi Zheijiang, Tiongkok, 13 Maret 2018 lalu.

Ia ingat bahwa ada surat kabar yang bisa membantunya menemukan dan terhubung dengan kerabat yang hilang.

Tapi, satu-satunya informasi yang bisa diingatnya adalah kota kelahirannya di Huangzhou dan desanya memiliki kacang air yang tumbuh di ladang.

Para pencari pun mempersempit lokasi yang digambarkannya di Jiaxing, daerah yang tekenal dengan kacang air.

Publikasi ini juga memuat kisahnya di berbagai saluran berita dalam upaya membantunya menemukan keluarganya.

Suatu ketika, 17 Maret 2018, mereka menerima telepon dari seorang wanita, yang ternyata merupakan saudara perempuan Yu.

Ia mengatakan jika saudara laki-lakinya hilang sekitar 25 tahun yang lalu.

Pihak berwenang pun menegaskan bahwa Yu adalah orang yang hilang. Yu akhirnya menjalani tes DNA dengan kedua orangtuanya.

Berkat bantuan tersebut, Yu akhirnya dapat bersatu kembali dengan kerabatnya di Desa Yangzhuang. Keluarga itu akhirnya pulang ke rumah untuk menemui ibu Yu yang mengalami sakit.

Bertahun-tahun yang panjang membuat Yu melupakan wajah kerabatnya. Ia dilaporkan kesulitan mengidentifikasi mereka.

Karena itu, adik Yu harus memperkenalkan ayah mereka kepadanya menggunakan bahasa isyarat. Kini, semua orang berkumpul untuk merayakan kembalinya Yu ke keluarganya. photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif Ibcqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About Lisa Wilona

    Blogger Comment
    Facebook Comment