Sejumlah Calon Kepala Daerah Peserta Pilkada 2018 Bakal Jadi Tersangka Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sejumlah Calon Kepala Daerah Peserta Pilkada 2018 Bakal Jadi Tersangka, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/03/09/sejumlah-calon-kepala-daerah-peserta-pilkada-2018-bakal-jadi-tersangka?page=2. Penulis: Abdul Qodir Editor: Dewi Agustina

Sejumlah Calon Kepala Daerah Peserta Pilkada 2018 Bakal Jadi Tersangka


Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan ada beberapa calon kepala daerah peserta Pilkada Serentak 2018 hampir dipastikan bakal jadi tersangka.

Kini, tim KPK tinggal menyelesaikan proses administrasi penerbitan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik).

Demikian disampaikan Agus Rahardjo melalui pesan singkat, Kamis (8/3/2018).

"Tinggal 10 persen itu proses administrasi keluarnya sprindik dan diumumkan," ujar Agus.

Agus menjelaskan, maksud pernyataan dia sebelumnya perihal 90 persen terkait sebagian kepala daerah yang akan menjadi tersangka adalah kisaran persentase proses penanganan perkara di KPK.

Ia menjelaskan, KPK telah lama melakukan penyelidikan terhadap adanya unsur pidana korupsi yang melibatkan sejumlah kepala daerah.

Proses menuju penetapan tersangka sejumlah kepala daerah itu pun hampir rampung karena tinggal menyelesaikan proses adminitrasi penerbitan Sprindik.

"Beberapa peserta pilkada, most likely (90 persen) akan menjadi tersangka," kata Agus.

"Artinya 90 persen itu, terhadap beberapa calon tadi, penyelidikan sudah dilakukan lama, expose (gelar perkara) sudah dilakukan di hadapan pimpinan dan sudah disetujui oleh pimpinan untuk naik ke penyidikan," jelasnya.

Sebelumnya Agus juga menyatakan, sebagian calon kepala daerah peserta Pilkada Serentak 2018 yang hampir dipastikan bakal menjadi tersangka kasus dugaan korupsi adalah petahana atau incumbent.

Dan sebagian besar calon kepala daerah calon tersangka itu berada di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Dia juga menegaskan, KPK tidak sembarangan dalam mentersangkakan seseorang.

Sejumlah Laporan Hasil Analisis (LHA) tentang transaksi mencurigakan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menjadi salah satu bukti untuk menjerat para calon kepala daerah petahana tersebut.

"Jadi, selalu kalau kami naikkan ke penyidikan itu dasarnya pasti kuat. Salah satunya informasi dari PPATK. Dan PPATK sudah menyampaikan kepada kami laporan hasil pemeriksaan. Kalau nggak salah 368 laporan. Hasil analisanya, 34 (terindikasi korupsi). Itu pasti akan jadi bahan kami untuk kemudian menindaklanjuti semua kasus yang ada di KPK," tutur Agus. photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif Ibcqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About Lisa Wilona

    Blogger Comment
    Facebook Comment