Bocah 11 Tahun Asal Bogor Yang Direkrut ISIS & Tewas di Suriah,Bongkar Senapan Cuma 32 Detik!!

Bocah 11 Tahun Asal Bogor Yang Direkrut ISIS & Tewas di Suriah,Bongkar Senapan Cuma 32 Detik!!


Bocah 11 tahun bernama Haft Saiful Rasul nekat ke Suriah untuk memperjuangkan Negara Islam. Kisah itu ditulis Syaiful Anam, sang ayah, mantan militan Islam Indonesia, dalam esai 1.200 kata.

Kamis (7/9/2017), Haft berkali-kali bilang ke Anam, banyak teman dan gurunya di Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnu Mas'ud terbang ke Suriah dan telah mati syahid.

"Awalnya, saya tidak merespons dan menganggap itu hanya lelucon anak-anak," tulis Anam.

"Tapi lama kelamaan terdengar berbeda setelah Haft berkali-kali menyatakan keinginannya itu," lanjutnya.

Anam pun mengizinkan Haft pergi karena ponpes di Bogor itu dikelola "kawan yang berideologi sama dengan kami".

Haft adalah satu di antara 12 orang dari Ibnu Mas'ud yang berangkat atau berusaha ke Timur Tengah untuk berjuang demi Negara Islam pada 2013 dan 2016.

18 orang yang berkaitan dengan ponpes itu kini telah ditahan karena sejumlah plot dan serangan militan di Indonesia.

Namun Jumadi, juru bicara Ibnu Mas'ud, membantah bahwa sekolah itu mendukung ISIS atau kelompok Islam militan lainnya.

Haft berangkat pada 2015 dengan sekelompok pejuang dari Prancis.

Anam, mengaku ke Reuters, bangga pada anaknya dan menunjukkan foto Haft, yang saat itu berusia 12 tahun, memegang AK-47 sebesar tubuhnya, di Suriah.

Haft bisa membongkar senapan dalam waktu 32 detik. Keahliannya juga berlaku untuk pistol 9mm, 2 granat tangan, pisau komando, dan kompas. Haft meregang nyawan karena terkena serangan udara pada 1 September 2016.

Sebelumnya ia pernah selamat dari serangan udara dan hanya mengalami luka di telinga serta kehilangan kemampuan mendengar.

"Mujahid kecil yang bahagia, tubuh kecilnya terkoyak hancur karena bom," tulis Anam.
"Saya merasa bahagia anak saya telah mencapai kesyahidan, insya Allah," terang Anam.

Diketahui, Brekele, julukan Anam, merupakan anggota kelompok bentukan Jemaah Islamiyah di Poso.

Dirinya telah dijemput paksa pada 2016 dan dipenjara karena keterlibatannya dalam aksi teror di kawasan Thamrin. Sebelumnya, Anam juga merupakan pelaku utama dalam pengeboman pasar Tentena pada 2005. photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif Ibcqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About Lisa Wilona

    Blogger Comment
    Facebook Comment