Bocah 8 Tahun Selamat dari Aksi Bom Bunuh Diri, Ada Tulisan ini di Celana Dalamnya

Bocah 8 Tahun Selamat dari Aksi Bom Bunuh Diri, Ada Tulisan ini di Celana Dalamnya


Entah apa yang ada di pikiran pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya yang mengajak anak kandungnya sendiri untuk melakukan aksi teror.

Bocah berusia 8 tahun itu berhasil selamat setelah kedua orangtuanya melakukan bom bunuh diri pada pukul 08.05 WIB, Senin (14/5/2018).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera dalam tayangan Kompas TV menyebut identitas anak kecil tersebut.

Identitasnya, kata Barung, terungkap dari tulisan di celana dalam. Menurut Barung, nama yang tertulis di celana dalam anak kecil tersebut ialah AIS.

Belum dapat dijelaskan apakah itu nama asli atau sekadar inisial.

Kasat Resnarkoba AKBP Rony Faisal Faton di sekitar penjagaan pos polisi Mako Polrestabes Surabaya langsung mengangkat bocah itu dan menjauhkannya dari area.

Pagi tadi sekitar pukul 08.20 WIB, dirinya mendengar ada kabar peledakan bom di pintu masuk Polrestabes Surabaya bergegas ia meluncur ke depan polrestabes.

Namun kondisi saat itu dikatakan Rony sudah ada ledakan, kepulan asap dan api masih terlihat.

"Saya dapat kabar ledakan, berangkat dari pintu belakang. Posisi sudah meledak dan dia ada diantara dua motor itu," kata Rony

Ditambahkan Rony, kondisi anak tersebut terluka dan berdarah akibat posisinya yang berada di belakang motor peledak.

"Luka berdarah semua. Meledak motor di depan, dia di belakang bersama ibunya. Kondisi ibunya meninggal," kata Rony.

Ia melihat anak tersebut tergeletak, namun kemudian tubuhnya bergerak dan mencoba bangun.Seketika, kata Ronny tangannya lekas merangkul anak itu dan menggendongnya.

"Dia linglung berdarah- darah, luka. Saya pikir pingsan kok bangun saya ambil.Posisi saya di depan samping. Saya langsung lari, panggilan hati," papar Rony.

Saat ini anak tersebut masih diamankan di Polrestabes Surabaya. Rony belum dapat memastikan apakah anak tersebut ialah anak dari terduga pelaku bom bunuh diri.

Namun anak itu dipastikan bersama dengan seorang perempuan yang berada di belakang motor yang alami ledakan.

"Saya belum memastikann (terduga pelaku," kata Rony. Diberitakan sebelumnya, Akun Instagram @wgfront mengunggah video pasca ledakan terjadi.


Video ini seperti direkam dari arah dalam Polrestabes Surabaya. Tampak sebuah mobil hitam dengan kepulan asap hitam.

Dari samping mobil tersebut, terlihat seorang anak kecil mengenakan kerudung kuning dan penutup wajah mencoba berdiri.

Kemudian, ia mencoba untuk berjalan meski terlihat sempoyongan.Ada seorang lelaki yang kemudian menjemputnya dan menggendong. photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif Ibcqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About Lisa Wilona

    Blogger Comment
    Facebook Comment